Karakteristik Desa
Karakteristik Penduduk
Kondisi sosial budaya desa dapat dilihat dari beberapa faktor. Berdasarkan data IDM, di tahun 2025 jumlah penduduk Desa Tanjung Jati adalah 2.425 jiwa dengan jumlah laki-laki sebanyak 1.154 jiwa dan jumlah penduduk wanita sebanyak 1271 jiwa, terdiri dari 786 Kepala Keluarga yang tersebar di 5 dusun yang terdiri dari 13 RT dan 4 RW. Data kependudukan ini akan selalu berubah setiap tahunnya karena updating data dilakukan setiap tahun.
Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin
|
NO. |
JENIS KELAMIN |
JUMLAH |
|
1 |
Laki-laki |
1.154 |
|
2 |
Wanita |
1.271 |
|
Jumlah |
2.425 |
|
Sumber: Data Prodeskel Tahun 2023
Dengan mengetahui jumlah penduduk Desa Tanjung Jati berdasarkan usia dapat diketahui laju pertumbuhan penduduk dan jumlah angkatan kerja yang ada. Semakin banyak jumlah penduduk menjadi dasar yang efektif dalam peningkatan pembangunan yang berkelanjutan. Memiliki sumberdaya manusia yang berkualitas juga menjadi faktor dalam pencapaian pembangunan Desa Tanjung Jati.
Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia
|
NO. |
USIA (TAHUN) |
JUMLAH |
|
|
1 |
0-4 |
171 |
|
|
2 |
5-9 |
196 |
|
|
3 |
10-14 |
205 |
|
|
4 |
15-19 |
195 |
|
|
5 |
20-24 |
218 |
|
|
6 |
25-29 |
193 |
|
|
7 |
30-34 |
178 |
|
|
8 |
35-39 |
148 |
|
|
9 |
40-44 |
183 |
|
|
10 |
45-49 |
166 |
|
|
11 |
50-54 |
157 |
|
|
12 |
55-59 |
139 |
|
|
13 |
60-64 |
122 |
|
|
14 |
65-69 |
63 |
|
|
15 |
70-74 |
45 |
|
|
16 |
75 |
46 |
|
|
JUMLAH |
2425 |
|
|
Sektor pendidikan merupakan hal penting dan menjadi indikator suatu keberhasilan Desa dan bidang pendidikan menjadi tolak ukur tingkat kesejahteraan masyarakat desa. Dengan pendidikan yang tinggi akan mendongkrak tingkat kecakapan seseorang yang dapat mendorong munculnya keterampilan dan kreatifitas untuk menjadi lebih berkembang berwirausaha. Juga menjadi salah satu faktor pendukung dalam mengentas pengangguran karena mampu membuka lapangan pekerjaan yang baru. Dalam era digitalisasi saat ini, pendidikan yang baik akan membuat masyarakat lebih mudah menerima informasi yang menunjang untuk lebih berkreatifitas.
Jumlah Penduduk Tamat Sekolah Berdasarkan Tingkat Pendidikan
|
NO. |
USIA (TAHUN) |
JUMLAH |
|
1 |
TIDAK SEKOLAH |
687 |
|
2 |
BELUM TAMAT SD |
200 |
|
3 |
SD |
456 |
|
4 |
SLTP |
285 |
|
5 |
SLTA |
615 |
|
6 |
DI/DII |
6 |
|
7 |
DIII |
41 |
|
8 |
DIV/S1 |
130 |
|
9 |
S2 |
5 |
|
10 |
S3 |
0 |
|
JUMLAH |
2322 |
|
Pada tabel diatas dapat diketahui pula jumlah angkatan kerja penduduk Desa Tanjung Jati. Minimal tamatan SMA sudah bisa melamar pekerjaan ke perusahaan pemerintah maupun swasta. Mengingat penduduk yang tamat SMA cukup banyak, menjadi tanggung jawab bersama agar pengangguran di Desa dapat teratasi dengan membuka lapangan kerja baik melalui pemerintah Desa maupun dari lembaga-lembaga desa.
Kondisi kesehatan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan suatu Desa berhasil dalam bidang kesehatan, jika kesehatan masyarakat desa terjamin dan pemenuhan hak-hak dasar manusia di bidang kesehatan terpenuhi, maka pembangunan yang direncanakan akan berhasil. Upaya untuk menunjang kesehatan masyarakat perlu didukung dengan sarana prasarana kesehatan yang memadai seperti pendayagunaan Polindes yang didukung oleh Bidan Desa. Pentingnya keberadaan Bidan Desa dalam meningkatkan derajat kesehatan penduduk menjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat oleh Pemerintah Desa utamanya. Upaya lainnya ialah dengan melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat bagi kelompok lanjut usia dan balita. Melalui posyandu balita sebanyak 4 pos dan posyandu lansia terdiri dari 3 pos di Desa Tanjung Jati diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan dan memperoleh pelayanan kesehatan, juga menjadi strategi operasional pemeliharaan dan perawatan kesejahteraan ibu dan anak secara dini. Selain itu juga sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pembinaan kesehatan dan remaja di Desa Tanjung Jati terdapat Kader Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Bina Keluarga Remaja (BKR). Adanya kader kesehatan ini diharapkan angka kematian bayi dan ibu dapat berkurang. Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Tanjung Jati adalah partisipasi masyarakat melalui Pemberdayaan Kader Sehat Desa (PPKBD dan Sub PPKBD) untuk mendampingi ibu hamil beresiko tinggi, dan kegiatan-kegiatan kelas ibu hamil dan pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil.tidak terdapat balita yang mengalami gizi buruk di Desa Tanjung Jati. Upaya agar tidak terdapat balita yang gizi buruk ialah Pemerintah Desa bersama Puskesmas melakukan pendampingan dan memberikan bantuan untuk pencegahan melalui APBDesa.
Dengan kondisi sosial yang berbeda di Desa Tanjung Jati memungkinkan mata pencaharian sangat beragam. Berikut mata pencaharian penduduk dapat dilihat pada Tabel 5. Berikut ini
Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Pekerjaan
|
NO |
MATA PENCAHARIAN |
JUMLAH PENDUDUK |
|
1 |
PENSIUNAN |
30 |
|
2 |
PNS |
51 |
|
3 |
TNI |
61 |
|
4 |
POLISI |
2 |
|
5 |
PEDAGANG |
6 |
|
6 |
PELAJAR/ MAHASISWA |
374 |
|
7 |
MENGURUS RUMAH TANGGA |
565 |
|
8 |
PETANI |
3 |
|
9 |
NELAYAN |
1 |
|
10 |
INDUSTRI |
1 |
|
11 |
KONTRUKSI |
1 |
|
12 |
Transportasi |
2 |
|
13 |
KARYAWAN SWASTA |
150 |
|
14 |
KARYAWAN BUMN |
6 |
|
15 |
KARYAWAN HONORER |
10 |
|
16 |
BURUH HARIAN LEPAS |
9 |
|
17 |
BURUH TANI |
1 |
|
18 |
TUKANG BATU |
8 |
|
19 |
PANDAI BESI |
1 |
|
20 |
GURU |
26 |
|
21 |
BIDAN |
3 |
|
22 |
PERAWAT |
2 |
|
23 |
PELAUT |
15 |
|
24 |
SOPIR |
5 |
|
25 |
PERANGKAT DESA |
1 |
|
26 |
WIRASWASTA |
356 |
|
27 |
BELUM BEKERJA |
735 |
Berdasarkan data diatas bahwa masyarakat Desa Tanjung Jati di dominasi oleh Pelajar dan Ibu Rumah Tangga kemudian Buruh Harian Lepas. Sebagian besar masyarakat laki-laki bermata pencaharian masyarakat Desa Tanjung Jati adalah Buruh harian lepas di pengelasan besi tua (rongsokan besi tua), dimana pekerjaan tersebut kurang memadai karena kondisi saat ini terkadang kapal yang akan di rongsokan tidak ada, sehingga masyarakat desa tidak bekerja. Alternatif lainnya adalah masyarakat akan merantau ke wilayah Jawa atau ke luar negeri. Berkembangnya jumlah penduduk di Desa Tanjung Jati dituntut terpenuhinya kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan. Saat ini ekonomi dalam keadaan belum baik-baik saja mengingat pandemi Covid -19 baru terlewati, maka pemerintah mengambil langkah secara sistematis dengan memberikan stimulan berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan peningkatan program-program bantuan yang sudah ada seperti BPNT, PKH dan lainnya.
Tingkat kemiskinan penduduk dilihat dari sisi ekonomi untuk pemenuhan kebutuhan dasar yang diukur dari sisi pengeluaran. Penduduk miskin dihitung berdasarkan garis kemiskinan. Garis kemiskinan adalah nilai rupiah pengeluaran per kapita setiap bulan untuk memnuhi standar minimum kebutuhan konsumsi pangan dan non-pangan yang dibutuhkan oleh individu untuk hidup layak. Masalah utama kemiskinan di Desa Tanjung Jati adalah keidak mampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dan keperluannya seperti bahan makan pokok dan rumah layak huni. Permasalahan rumah layak huni adalah satu rumah sitempati oleh lebih dari satu kepala keluarga. Sebagai upaya untuk penanganan kemiskinan yang ada di desa Tanjung Jati diantaranya melalui program BLT-DD
Masyarakat Desa Tanjung Jati mayoritas penganut agama Islam. Namun adapula masyarakat yang menganut agama kristen, budha dan hindu. Jumlah penganut agama di Desa Tanjung Jati dapat dilihat dari tabel dibawah ini.
Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama
|
NO. |
AGAMA |
JUMLAH |
|
1 |
Hindu |
4 |
|
2 |
Budha |
0 |
|
3 |
Kristen |
22 |
|
4 |
Islam |
2381 |
|
5 |
Katolik |
18 |
Budaya atau kultur yang ada di Desa Tajung Jati masih sangat kental terutama yang berhubungan dengan agam Islam, hal ini dikarenakan mayoritas masyarakatnya beragama Islam. Budaya kearifan lokal masih terus terjaga dan tetap dilaksanakan secara turun menurun. Tradisi adat yang ada dan berkembang di Desa Tanjung Jati banyak dipengaruhi oelh ritual agama Islam.
Karakteristik Wilayah
Desa Tanjung Jati merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Kamal, dan berada di bagian barat daya yang berjarak 20 km dari pusat kota Bangkalan. Batas wilayah sebagai berikut:
- Sebelah Utara, berbatasan dengan Desa Kebun
- Sebelah Timur, berbatasan dengan Desa Kebun
- Sebelah Selatan, berbatasan dengan Selat Madura
- Sebelah Barat, berbatasan dengan Desa Kamal
Luas wilayah Desa Tanjung Jati ialah 42,3 Ha yang sebagian besar wilayahnya merupakan pesisir, dan dataran. Wilayah desa berkisar 5-35 meter diatas permukaan laut dengan rata-rata kelembaban udara 65%. Wilayah pesisir di dominasi dengan para pekerja besi tua (pengelasan kapal rongsok) dan nelayan. Sementara di wilayah dataran, masyarakat desa banyak menanam tanaman perkebunan seperti sukun, singkong, jagung dan beberapa komoditi sayuran seperti cabe, tomat dan lainnya.
Letak Desa Tanjung Jati sangat strategis dengan penyeberangan kapal fery yaitu Pelabuhan Kamal. Juga bisa menggunakan perahu untuk dapat menyeberang ke Surabaya dengan waktu tempuh sekitar 20-30 menit.